Bukittinggi — Inovasi dalam pelayanan keperawatan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pasien akan perawatan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada pengalaman pasien. Salah satu pendekatan yang kini terbukti efektif adalah hipnoterapi, sebagai intervensi komplementer non-farmakologis untuk membantu menurunkan nyeri dan kecemasan pasien.
Hipnoterapi merupakan teknik terapi berbasis kondisi relaksasi mendalam dan fokus terpusat, yang bertujuan memengaruhi pikiran bawah sadar melalui sugesti positif. Dalam praktik keperawatan, metode ini dimanfaatkan untuk memodifikasi persepsi nyeri, menurunkan stres, serta meningkatkan kenyamanan pasien, khususnya saat menjalani tindakan invasif seperti pemasangan infus.
Ns. Anil Basya, S.Kep., M.Kep., CH, CHT, CI, dosen keperawatan sekaligus praktisi hipnoterapi di Bukittinggi, menegaskan bahwa hipnoterapi adalah metode ilmiah, bukan praktik mistis.
“Hipnoterapi bekerja melalui komunikasi terapeutik dan sugesti positif yang terarah. Dengan kondisi pasien yang lebih rileks dan kooperatif, tindakan keperawatan dapat berjalan lebih optimal,” jelasnya.
Penelitian di RS Otak M. Hatta Bukittinggi Tunjukkan Hasil Signifikan
Efektivitas hipnoterapi ini diperkuat melalui penelitian yang dilakukan di Ruang Limpapeh RS Otak M. Hatta Bukittinggi pada tahun 2025. Penelitian tersebut menggunakan teknik induksi Dave Elman yang dimodifikasi secara sederhana dan diterapkan pada pasien yang menjalani pemasangan infus.
Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kelompok pasien yang mendapatkan hipnoterapi dan yang tidak. Sebanyak 93,4 persen pasien tanpa hipnoterapi mengalami nyeri sedang, sementara 80 persen pasien yang mendapatkan hipnoterapi melaporkan nyeri ringan. Nilai p value sebesar 0,00 menegaskan bahwa hipnoterapi secara statistik efektif dalam menurunkan skala nyeri pasien.
Membangun Pengalaman Perawatan yang Lebih Humanis
Selain berperan dalam menurunkan nyeri, hipnoterapi juga membantu meminimalkan sugesti negatif yang kerap muncul secara tidak disadari selama tindakan keperawatan. Ucapan atau ekspresi tertentu dapat memicu kecemasan pasien, sehingga berdampak pada persepsi nyeri.
Melalui pendekatan hipnoterapi dan komunikasi terapeutik, perawat dapat menciptakan suasana perawatan yang lebih tenang, empatik, dan humanis, sejalan dengan prinsip pelayanan berfokus pada pasien (patient-centered care).
Peran Sertifikasi Profesional dalam Menjamin Mutu Layanan
Sebagai upaya menjaga mutu dan keamanan praktik, Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH) berperan sebagai lembaga sertifikasi profesional hipnoterapi di Indonesia. Sertifikasi IBH memastikan bahwa praktik hipnoterapi dilakukan oleh tenaga yang kompeten, beretika, dan berbasis standar ilmiah.
Dorong Integrasi Hipnoterapi dalam Pelayanan Rumah Sakit
Melalui temuan ini, rumah sakit diharapkan dapat mengintegrasikan hipnoterapi ke dalam Standar Prosedur Operasional (SPO) sebagai salah satu metode distraksi nyeri. Selain itu, perawat juga dianjurkan mengikuti pelatihan hipnoterapi guna meningkatkan kompetensi dan mendukung praktik keperawatan berbasis bukti (evidence-based nursing).
Upaya ini sejalan dengan komitmen RS Otak M. Hatta Bukittinggi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan pengalaman terbaik bagi pasien.
Ingin mengetahui lebih banyak inovasi layanan dan edukasi kesehatan di RS Otak M. Hatta Bukittinggi?
Kunjungi website resmi kami dan ikuti media sosial RSOMH untuk mendapatkan informasi terbaru seputar layanan, penelitian, dan pengembangan mutu pelayanan kesehatan.
RS Otak M. Hatta Bukittinggi — Melayani dengan Ilmu, Empati, dan Inovasi.
