NEUROINTERVENSI DAN CARDIOINTERVENSI
Pelayanan Intervensi Terpadu RSOMH Bukittinggi merupakan layanan unggulan yang berfokus pada pemeriksaan dan tindakan medis minimal invasif untuk menangani gangguan pembuluh darah otak, sistem saraf, serta penyakit jantung dan pembuluh darah. Layanan ini memanfaatkan teknologi Cath Lab dan Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk mendukung diagnosis yang akurat serta tindakan yang tepat sesuai indikasi medis.
Dalam Pelayanan intervensi Terpadu RSOMH Bukittinggi memiliki layanan neurointervensi dan Cardiointervensi, dimana ke dua layanan ini dilakukan oleh tim medis berkompeten dengan mengutamakan keselamatan pasien, ketepatan prosedur, dan pemantauan pascatindakan yang terintegrasi.
Keunggulan Layanan
- Teknologi pencitraan pembuluh darah yang akurat
- Prosedur minimal invasif sesuai indikasi medis
- Penanganan oleh tim medis berpengalaman
- Terintegrasi dengan layanan stroke, jantung dan rehabilitasi
Layanan Ini Diperuntukkan Bagi
- Pasien dengan dugaan gangguan pembuluh darah otak dan jantung
- Pasien stroke tertentu sesuai indikasi medis
- Pasien dengan kelainan vaskular saraf
- Pasien yang memerlukan pemeriksaan pembuluh darah otak lanjutan
Pelayanan Neurointervensi dan Cardiointervensi RSOMH Bukittinggi didukung Oleh Dokter spesialis dan tim medis terlatih di bidang neurointervensi, cardiointervensi dengan dukungan fasilitas Cath Lab dan DSA serta layanan penunjang medis RSOMH.
Tujuan Layanan
- Mendukung diagnosis gangguan pembuluh darah otak dan jantung secara akurat
- Membantu penanganan gangguan neurologisdan jantung secara tepat
- Mengurangi risiko komplikasi melalui prosedur minimal invasif
- Mendukung pelayanan stroke dan jantung yang terintegrasi
Dapatkan layanan Neurointervensi di RSOMH Bukittinggi sesuai rekomendasi medis
Konsultasikan kondisi saraf Anda bersama tim RSOMH
-
Digital Subtraction Angiography ( DSA) merupakan prosedur diagnostik yang menggunakan teknologi pencitraan untuk melihat dan mengevaluasi pembuluh darah di dalam tubuh, terutama pembuluh darah besar seperti arteri dan vena.
DSA melibatkan penyuntikan bahan kontras ke dalam pembuluh darah yang kemudian diimbas dengan sinar-X. Teknik ini memungkinkan dokter untuk memeriksa adanya penyempitan, sumbatan, atau anomali lain dalam aliran darah tanpa perlu melakukan operasi invasif.
-
Trombektomi adalah prosedur medis yang digunakan untuk mengangkat atau menghilangkan gumpalan darah (trombus) yang terbentuk di dalam pembuluh darah, khususnya di pembuluh darah besar seperti arteri atau vena. Tujuan dari trombektomi adalah untuk memulihkan aliran darah yang terganggu atau terblokir oleh trombus tersebut.
Prosedur ini biasanya dilakukan dalam konteks mengatasi stroke iskemik atau gangguan vaskular lainnya yang disebabkan oleh pembentukan gumpalan darah. Metode trombektomi dapat melibatkan penggunaan perangkat khusus yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah untuk menghancurkan atau menarik gumpalan darah, dengan tujuan mengembalikan aliran darah normal dan mencegah kerusakan jaringan lebih lanjut.
-
Coiling merupakan prosedur medis yang dilakukan untuk mengobati aneurisma otak. Aneurisma adalah pembengkakan pada dinding pembuluh darah otak yang bisa pecah dan mengakibatkan perdarahan serius dalam otak.
Prosedur coiling dilakukan dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah yang lebih besar, seperti arteri di pangkal paha, kemudian membawanya sampai ke aneurisma di otak. Di dalam aneurisma, sebuah coil atau gulungan kawat yang terbuat dari platina atau bahan logam lainnya dimasukkan melalui kateter untuk mengisi ruang aneurisma. Coil ini membantu menghentikan aliran darah ke dalam aneurisma dan mencegah pecahnya.
Keuntungan dari prosedur coiling termasuk prosedur non-bedah, yang berarti risiko komplikasi pasca-operasi lebih rendah dibandingkan dengan operasi bedah tradisional untuk aneurisma otak. Namun, tidak semua aneurisma otak cocok untuk prosedur coiling tergantung pada lokasi, ukuran, dan karakteristik aneurisma tersebut.
- CAS (Carotid Artery Stenting) merupakan prosedur medis yang dilakukan untuk mengobati penyempitan (stenosis) pada arteri karotis yang mengarah ke otak. Stenosis arteri karotis dapat menyebabkan risiko stroke karena menghambat aliran darah yang cukup ke otak.
-
Prosedur CAS melibatkan penggunaan kateter untuk memasukkan stent ke dalam arteri karotis yang menyempit. Stent adalah perangkat berbentuk tabung yang terbuat dari logam (biasanya stainless steel atau platina) yang dapat membantu menjaga arteri tetap terbuka dan memungkinkan aliran darah yang adekuat ke otak.
Neurointervensi sering dilakukan oleh spesialis neurologi atau neurchirurgi yang terlatih khusus dalam teknik ini, dan merupakan bagian penting dari perawatan modern untuk masalah neurologis yang kompleks.
1. Apa yang dimaksud dengan layanan Neurointervensi?
Neurointervensi adalah layanan tindakan medis minimal invasif yang dilakukan melalui pembuluh darah untuk membantu menangani gangguan pembuluh darah otak dan sistem saraf tertentu, menggunakan panduan pencitraan.
2. Apa yang dimaksud dengan layanan Cardiointervensi?
Cardiointervensi adalah layanan tindakan minimal invasif pada pembuluh darah jantung untuk membantu menangani penyakit jantung tertentu, seperti penyempitan pembuluh darah, berdasarkan evaluasi dan indikasi medis.
3. Apa saja fasilitas yang digunakan dalam layanan ini?
Layanan Neurointervensi dan Cardiointervensi di RSOMH didukung oleh fasilitas:
- Cath Lab
- Digital Subtraction Angiography (DSA)
- Intravascular Ultrasound (IVUS)
4. Penyakit atau kondisi apa saja yang dapat ditangani?
Beberapa kondisi yang dapat ditangani sesuai indikasi medis, antara lain:
- Penyempitan atau sumbatan pembuluh darah otak
- Gangguan pembuluh darah otak tertentu
- Penyempitan pembuluh darah jantung
- Penyakit jantung koroner
- Kondisi lain sesuai hasil evaluasi dokter
5. Apakah semua pasien harus menjalani tindakan intervensi?
Tidak. Setiap pasien akan melalui proses konsultasi dan pemeriksaan terlebih dahulu. Tindakan intervensi hanya dilakukan bila sesuai indikasi medis.
6. Siapa dokter yang menangani layanan ini?
Layanan ditangani oleh tim multidisiplin yang terdiri dari:
- Dokter Spesialis Saraf
- Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
- Dokter Spesialis Radiologi (bila diperlukan)
- Dokter Anestesi
- Perawat terlatih Cath Lab
7. Apakah tindakan ini termasuk operasi besar?
Tidak. Neurointervensi dan Cardiointervensi merupakan tindakan minimal invasif, sehingga tidak memerlukan pembedahan terbuka.
8. Apakah pasien perlu rawat inap setelah tindakan?
Kebutuhan rawat inap tergantung kondisi pasien dan jenis tindakan yang dilakukan. Dokter akan menjelaskan rencana perawatan setelah prosedur.
9. Apakah layanan ini melayani pasien BPJS Kesehatan?
Pelayanan dapat menggunakan JKN/BPJS Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku serta mengikuti regulasi dan alur rujukan yang ditetapkan.
10. Bagaimana cara mendaftar layanan Neurointervensi & Cardiointervensi?
Pasien dapat memulai dengan berkonsultasi di Poli Saraf atau Poli Jantung RSOMH Bukittinggi, kemudian akan diarahkan sesuai kebutuhan pemeriksaan atau tindakan.
Harap Tunggu
