RS Otak DR. Drs. M. Hatta (RSOMH) Bukittinggi terus memperkuat pendekatan pelayanan holistik dengan menghadirkan edukasi spiritual bagi pasien dan keluarga. Melalui kegiatan Rohani Islam (Rohis) kegiatan tausiah rutin yang digelar di instalasi rawat jalan sebagai bagian dari dukungan non-medis dalam proses penyembuhan.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi pengisi waktu tunggu pasien, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi keagamaan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan oleh Irhadussalim, S.Th.I. sebagai rohaniawan islam (Rohis) di RSOMH Bukittinggi pada Minggu ke-2 bulan April ini berkaitan “Amalan Penghapus Dosa agar Diampuni Allah”, yang mengajak pasien untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah kondisi sakit.
Dalam tausiah tersebut, Rohis menekankan bahwa setiap manusia tidak terlepas dari kesalahan, namun Allah SWT memberikan berbagai kemudahan untuk memperoleh ampunan melalui amalan-amalan sederhana.
Beberapa amalan yang dijelaskan meliputi sholat, yang menjadi sarana utama penghapus dosa, serta wudhu yang tidak hanya membersihkan secara fisik tetapi juga menggugurkan dosa. Selain itu, sedekah disebut sebagai amalan yang mampu menghapus dosa layaknya air memadamkan api.
Tim Rohis juga mengangkat pentingnya silaturahmi, yang dapat mendatangkan ampunan ketika sesama Muslim saling berinteraksi dengan baik, serta istighfar sebagai bentuk taubat yang mudah diamalkan kapan saja.
Lebih lanjut, disampaikan pula keutamaan puasa, baik puasa wajib maupun sunnah, yang memiliki nilai besar dalam menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Amalan lain seperti menuntut ilmu dan memperbanyak sholawat juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas keimanan sekaligus meraih ampunan Allah SWT.
Kehadiran tausiah ini menjadi salah satu bentuk inovasi pelayanan RSOMH dalam mengintegrasikan aspek medis dan spiritual. Pendekatan ini dinilai penting, mengingat kondisi psikologis dan ketenangan batin pasien turut berperan dalam proses pemulihan kesehatan.
Dengan menghadirkan edukasi spiritual secara rutin di ruang pelayanan, RSOMH menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan yang tidak hanya berfokus pada penyembuhan fisik, tetapi juga menyentuh aspek mental dan spiritual pasien.***
