RS Otak Dr. Drs. Moh. Hatta Bukittinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan stroke melalui kegiatan diskusi kasus bersama mitra internasional, Monash Health.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta tenaga medis dari kedua institusi. Dalam forum ilmiah tersebut, masing-masing rumah sakit mempresentasikan satu kasus klinis untuk didiskusikan bersama sebagai sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam tata laksana stroke.
Dari pihak RSOMH Bukittinggi, studi kasus yang diangkat adalah kasus stroke iskemik berulang yang dipaparkan oleh dr. Putri Ayuna Sundari, Sp.N., M.Biomed. Paparan tersebut meliputi keluhan utama pasien, temuan pemeriksaan neurologis, hasil pencitraan radiologi, pemeriksaan laboratorium, hingga tatalaksana awal yang diberikan. Pemaparan kemudian dilanjutkan oleh dr. Annisa Ayu Nazalia, Sp.KFR. yang menjelaskan pendekatan rehabilitasi medik, khususnya terkait optimalisasi mobilisasi dan fungsi makan pada pasien stroke berulang dalam fase akut.
Sementara itu, dari pihak Monash Health dipaparkan studi kasus seorang pasien laki-laki berusia 26 tahun yang mengalami stroke dengan gejala nyeri kepala berat, gangguan bicara (dysarthria), left neglect, serta kelemahan pada sisi tubuh kiri (left hemiparesis). Kasus tersebut dipresentasikan oleh Prof. Shaloo Singhal MBBS/B(MedSci) FRACP selaku Wakil Kepala Unit Stroke Monash Health. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan secara komprehensif proses penanganan pasien mulai dari kedatangan di rumah sakit, proses diagnostik, hingga penatalaksanaan selama masa perawatan.
Kasus-kasus yang dipresentasikan kemudian didiskusikan secara mendalam oleh para peserta forum dengan membandingkan pendekatan klinis, protokol penanganan, serta pengalaman praktik yang diterapkan di masing-masing institusi.
Dalam kegiatan ini turut hadir Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pelayanan Medik RSOMH Bukittinggi, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur SDM RSOMH, dokter spesialis rehabilitasi medik dr. Annisa Ayu Nazalia, Sp.KFR. dan dr. Linda Marpati Yanti, Sp.KFR., NM(K), dokter spesialis neurologi dr. Putri Ayuna Sundari, Sp.N., M.Biomed., serta tim Rehabilitasi Medik RSOMH. Dari pihak Monash Health Australia hadir Dr. Jason Goh selaku Direktur Pelayanan Medis dan Ketua Tim Kolaborasi, Prof. Shaloo Singhal selaku Wakil Kepala Unit Stroke, dr. Adam Muhammad Idris selaku Direktur Program Medis, serta tim medis Monash Health.
Dari hasil diskusi, beberapa poin penting menjadi perhatian bersama, di antaranya pentingnya penanganan pasien stroke secara cepat dan komprehensif sejak kedatangan di rumah sakit, optimalisasi tata laksana selama masa perawatan, serta integrasi layanan medis dan rehabilitasi untuk mendukung pemulihan pasien secara optimal.
Melalui kegiatan diskusi ilmiah ini, RSOMH Bukittinggi berharap kolaborasi akademik dan klinis dengan Monash Health dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta pengembangan pelayanan stroke yang komprehensif, berbasis ilmu pengetahuan, dan berstandar internasional.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi komitmen RSOMH Bukittinggi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit stroke yang masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia.
